Direktur Usaha dan Pembangunan
Membentuk Generasi Unggul Berakhlak Karimah, Berwawasan Teknologi dan Lingkungan.
Para pemimpin terhormat kami yang membimbing perjalanan spiritual dan pendidikan Bayt Al-Hikmah.
Wadir Pembangunan dan Penghijauan
Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, berlokasi di Krampyangan, Bugul Kidul, Pasuruan, adalah turunan langsung dari Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan. Didirikan oleh KH. Muhammad Idris (putra bungsu Almaghfurlah KH. Abdul Hamid) pada tahun 1995, pesantren ini dibangun di atas tanah yang dikumpulkan sebidang demi sebidang.
Terinspirasi oleh “Bayt Al-Hikmah” di Baghdad, pusat studi Islam terkemuka selama Dinasti Abbasiyah, Kyai Idris membayangkan sebuah pesantren salaf modern yang mengintegrasikan nilai-nilai Salafiyah tradisional dengan pendidikan Islam kontemporer. Nama masjid putra, “Masjid Syekh Abdul Hamid bin Abdullah bin Umar,” dipilih untuk menghormati ayah beliau.
Pada tahun 2005, dengan dukungan istri beliau, Ibunyai Hj Kuni Zakiyah, dan para pendiri lainnya, pendirian yayasan dimulai. Pembangunan pesantren secara resmi dimulai pada tahun 2010 dengan peletakan batu pertama Masjid Putra dan mulai beroperasi pada tahun 2011 dengan 50 santri SMP. Meskipun fasilitas awal terbatas, institusi ini berkembang pesat.
Saat ini, Bayt Al-Hikmah berdiri megah di atas lahan seluas 13 hektar, menampilkan dua masjid, delapan gedung asrama, dua gedung sekolah untuk santri putra dan putri, Bayhi Convention Center, serta fasilitas pendukung lainnya. Pesantren ini menekankan model pendidikan holistik yang berfokus pada beragam kecerdasan, kesejahteraan fisik dan mental, serta peningkatan berkelanjutan. Kurikulum uniknya dikembangkan melalui kolaborasi dan studi banding dengan pesantren terkemuka lainnya di seluruh Indonesia.
Bayt Al-Hikmah berkomitmen untuk memupuk generasi individu yang hebat, “rahmatan lil alamiin” (rahmat bagi seluruh alam), melalui konsep “Tempat Tumbuh Secara Utuh”.